MASIGNASUKAv101
4179705564463353711

Cara merawat kaos dan sablon agar awet dan tahan lama

Cara merawat kaos dan sablon agar awet dan tahan lama
Add Comments
Selasa, 20 Agustus 2019
Cara merawat kain kaos dan juga sablon agar awet dan juga tahan lama. Mungkin anda bertanya bagaimana cara merawat sebuah pakaian agar tahan lama. Jika dilihat atau sesuai pengalaman saya, tidak semua kaos yang ada dapat bertahan lama. Terutama untuk kain, jaitan, dan juga sablonnya.

Mungkin ada yang pernah mengalami dimana kain kaos yang kita gunakan mengalami penipisan, tidak sama dengan ketika awal digunakan. Atau bisa juga sablon yang terdapat pada kaos mengalami pecah pecah atau mulai mengelupas.

Perlu kalian ketahui, hal tersebut ada banyak penyebabnya. Bukan hanya karena usia yang sudah lama, namun bisa jadi ada penyebab lainnya. Yakni cara perawatan kaos itu sendiri. Kaos selayaknya sebuah benda yang harus dirawat. Jika tidak dirawat maka besar kemungkin baju yang kita miliki tidak akan bertahan lama.

Baju atau kaos merupakan salah satu kebutuhan pokok dasar manusia. Fungsinya sendiri menjadi penutup bagian tubuh dan juga melindungi tubuh dari cuaca, baik itu panas atau dingin. Selain itu pakaian juga menjadi salah satu benda yang dapat meningkat kan rasa kepercayaan pada diri sendiri.

Tidak sedikit masyarakat baik itu muda atau pun tua yang mengoleksi kaos bermerek yang harganya bisa tergolong mahal. Terutama anak muda yang pada dasarnya sangat memperhatikan fashion.
Baju atau kaos yang bermerek dan juga tentu ingin selalu ingin terjaga kualitasnya dan awet sehingga masih dapat meningkat kan rasa kepercayaan diri ketika digunakan. Oleh sebab itu kita harus mengetahui bagaimana cara merawat sebuah kaos agar tetap terjaga.

Pada artikel kali ini, akan dibahas lebih dalam mengenai beberapa hal yang harus diperhatikan untuk merawat kaos agar lebih tahan lama dan awet.
Cara merawat kaos dan sablon agar awet dan tahan lama
Cara merawat kaos dan sablon agar awet dan tahan lama 

Cara Merawat Kaos 

Perhatikan cara pencucian

Mencuci kaos atau pakaian yang sudah kita gunakan akan membuat nya menjadi bersih. Namun terkadang salah satu penyebab mudahnya rusak pakaian adalah cara pencuciannya. Tidak semua jenis kain cara pencuciannya sama. Ada jenis kain yang jika di cuci dengan jara di gosok tetap bagus ada juga yang sebaliknya, jika di cuci dengan cara di gosok dengan sikat akan mempengaruhi kualitasnya.

Baca juga:  cara memlih konveksi sablon 

Begitu juga dengan sablon kaos yang digunakan. Karena setiap jenis sablon meiliki ketahanan yang berbeda beda. Sama halnya seperti kain yang saja jabarkan di atas. Oleh sebab itu perlu kalian ketahui juga jenis kain apa yang digunakan dan jenis sablon apa yang di pakai. Setelah itu carilah artikel mengenai cara merawat jenis sablon dan kain tersebut.

Proses Strika

Mungkin dari sebagian pembaca ada yang sudah mengetahui. Jika sebuah kaos atau sablon di strika dengan suhu yang bukan seharusnya, maka sablon atau kaos akan mengalami kerusakan. Terutama untuk sablon sendiri. Pada dasarnya jika sebuah kaos tidak di strika akan terlihat kusam atau tidak rapi. Tapi dibalik itu, jika menyetrika dengan suhu yang tidak di rekomendasikan, kaos atau sablon akan rusak.

Baca juga: cara mendapatkan tempat sablon termurah 

Rusak dikarenakan strika biasanya rusak berlubang atau meleleh karena kepanasan. Untuk sablon , lebih di rekomendasikan untuk tidak di strika. Karena akan mengurangi kualitas sablon itu sendiri. Cukup kain nya saja yang di strika dan jangan menggunakan suhu yang terlalu tinggi. Biasanya di pengaturan strika ada tulisan yang bertuliskan cocok untuk kain jenis apa atau pakian jenis apa.

Pemilihan Deterjen

Cara merawat kain kaos dan juga sablon berikutnya yakni dengan cara pemilihan deterjen. Dengan memilih deterjen yang cocok maka kualitas kain akan terawat. Namun jika deterjen tersebut terlalu keras sehingga kandungan dalam deterjen tersebut akan merusak baju atau kain. Yang sering dialami oleh masyarakat, deterjen yang terlalu kuat akan merusak warna sebuah kain. Oleh karna itu pilih deterjen yang sekiranya cocok untuk jenis kain kaos yang akan di cuci.

Baca juga: kain cotton combed yang terbaik 

Terlalu Lama Direndam

Terlalu lama direndam sebelum ingin dicuci juga menjadi salah satu penyebab rusaknya sebuah kain. Kain yang direndam terlalu lama akan mengalami penipisan kain, sehingga kain akan mudah sobek nantinya. Selain itu, jika terlalu lama direndam, warna kain akan mengalami pelunturan dan warna kain akan memudar. Biasanya bisa dilihat dari berubahnya warna air. Jika warna air setelah kain direndam mengalami perubahan, maka sudah bisa dipastikan kain yang direndam mengalami pelunturan warna. Oleh karena itu jangan terlalu lama merendam kain yang ingin dicuci.

Jenis Kain dan Sablon

Sebenarnya poin yang satu ini bukan termasuk cara. Namun bisa dikatagorikan dapat menyebabkan kaos awet. Dengan cara memilih jenis kain dan juga sablon yang memiliki kualitas terbaik dan tahan lama. Karena setiap jenis kain dan juga sablon memiliki ketahanan yang berbeda beda. Ada yang tahan lama ada yang tidak tahan lama. Dengan memilih jenis sablon dan juga kain yang tepat, maka bisa dipastikan kaos yang anda memiliki akan memiliki ketahanan yang lebih lama. Tapi perlu di garis bawahi, semakin bagus kualitas kaos maka harga nyapun juga akan berbeda.

Baca juga: Jenis jenis bahan kaos sablon terbaik 

Itulah beberapa cara untuk merawat kain kaos dan juga sablon agar awet dan tahan lama. Dengan cara cara di atas bisa langsung anda prakte an dan buktikan sendiri efek yang dirasakan. Mungkin dari para pembaca ada cara lainnya yang bisa dilakukan untuk merawat sebuah kain. Jika ada bisa komen di kolom komentar yang sudah saya sediakan.

Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel lainnya yang tidak jauh beda menfaatnya dengan artikel ini.

Octopus

Penyedia jasa konveksi pembuatan kaos, jaket, polo dengan kualitas yang terbaik yang berlokasi di Yogyakarta